Rabu, 28 Januari 2009

PSSI Ajukan Jadi Tuan Rumah PD 2018

Gebrakan mengejutkan diambil jajaran pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Tanpa dinyana dan tanpa diduga sebelumnya, PSSI menyataan diri tertarik untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia (PD) 2018. Jikalau gagal, Indonesia siap untuk menyelenggarakan event sepakbola terakbar sekolong jagat itu empat tahun kemudian, atau siap jadi host untuk PD 2022.

Seperti diungkapkan juru bicara Badan Sepakbola Dunia (FIFA), Rabu (28/1), ketertarikan dari Indonesia merupakan pinangan negara keenam yang diterima organisasi yang bermarkas di Zurich, Swiss. Sementara itu, pintu pendaftaran ditutup pada Senin, 2 Februari.

Ambisi besar buat Indonesia yang akan bersaing dengan tiga delegasi dari Eropa: Inggris, Rusia dan Spanyol yang bersama Portugal melamar sebagai co-host atau tuan rumah bersama. Dari Asia, Indonesia harus bersaing dengan Qatar dan Jepang.

Itu baru pelamar yang telah mengajukan diri resmi secara tertulis. Beberapa negara lain, termasuk Australia, China, Meksiko, plus Belanda bersama Belgia, dikabarkan media lokal masing-masing tertarik untuk melayangkan lamaran. Diperkirakan dalam beberapa hari yang tersisa kelima negara itu akan melayangkan proposal tertulisnya.

Pada 2007, FIFA mengambil kebijakan menggilir tuan rumah PD untuk setiap benua. Namun keputusan itu sedikit dimodifikasi menjadi penyelenggaraan PD tidak akan digelar oleh negara yang berasal dari satu benua dalam dua tahun berturut-turut.

Pada prosesnya, jika berhasil, langkah ini bisa langsung membawa tim Merah Putih berlaga di putaran final untuk pertama kalinya. Namun seperti ditambahkan juru bicara FIFA, Indonesia baru menyatakan ketertarikan. Andai ditindaklanjuti jadi lamaran penuh maka Indonesia harus bersaing dengan Jepang, Qatar dan Australia yang memiliki infrastuktur lebih wah.

Persaingan ketat di Asia juga terjadi di Eropa. Inggris, Rusia dan Spanyol-Portugal bersaing dan diramaikan kuda hitam Belanda-Belgia yang pernah sukses menggelar hajat Euro 2000. FIFA akan menggodok semua proposal sebelum memutuskan penyelenggara PD 2018 dan 2022 di bulan Desember 2010.

sumber: http://www.zonabola.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar